Selasa, 10 September 2024

KILL!

 Judul Asli : The Straw Men

Judul Terjemahan : Kill!

Penulis : Michael Marshall

Penerbit : Dastan

ISBN : 978-979-3972-23-7

Cetakan Ke : 1, Juli, 2007

Peresensi : elok mayangsari


Peristiwa penembakan yang terjadi di sebuah restoran cepat saji McD, di Palmerston, pennsylvania ternyata berhubungan dengan serangkaian penculikan dan pembunuhan yang terjadi di SantaMonica, California dan Dyersburg, Montana. Ward Hopkins, seorang mantan CIA yang berduka karena kematian orangtuanya dalam suatu tragedi kecelakaan dan John Zindt seorang mantan Polisi yang merasakan kehilangan anak gadisnya karena diculik, ternyata berada dalam lingkungan putaran yang sama. Sama-sama mencari kebenaran atas tragedi yang menimpa mereka.

Ward Hopkins menemukan sebuah surat dari orangtuanya yang berisi pesan bahwa mereka tidak mati. Pesan tersebut ditemukan sesaat setelah orangtuanya tewas dalam kecelakaan. Kebingungan melandanya, dan mulai mencari tau apa yang sebenarnya terjadi. Sebuah rekaman video pun ditemukannya di kediaman orangtuanya dan ada kejanggalan dalam video tersebut, kemudian Ward mengajak Bobby, rekan sejawatnya dulu untuk menyelidiki teka-teki ini.

Di sisi lain, Zindt yang melepaskan diri dari Kepolisian karena merasa tidak dapat menangkap penculik yang menculik beberapa anak gadis dan para pemuda, termasuk anak gadisnya sendiri, ia atas desakan Nina, rekannya, kembali terjun menggali kasus ini karena penculikan terus berlanjut. 

Ke dua kubu ini secara terpisah menyelidiki tentang apa yang sebenarnya terjadi, mengapa ditemukan file yang merujuk ke arah link tentang straw men. Siapakah straw men itu dan apakah straw men sama dengan manusia tegak yang selalu diperbincangkan di media sosial belakangan ini terkait kasus penculikan yang tejadi selama ini. Mereka bertemu pada satu titik yang sangat mengejutkan karena dihadapkan pada sebuah organisasi rahasia yang ingin menciptakan manusia baru yang bebas dari virus.

Novel ini beralur maju mundur, dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami. Tidak seperti novel thriller lainnya yang detail dalam menggambarkan korban dan bagaimana korban itu tersiksa selama penyekapan, novel ini sangat sedikit menceritakan tentang para korban yang diculiknya. Hanya menampilkan sekilas tentang korban yang ditemukan jadi agak kurang greget rasanya. Lebih banyak menceritakan tentang perjalanan penyelidikkan dan bagian masa lalu Ward dan Zindt. Tapi secara keseluruhan tetap saja menyuguhkan cerita yang asyik untuk dibaca.

PERFUME



Judul Asli :Das Parfum : Die Geschichte Eines Morders
Judul Terjemahan : Parfum
Penulis : Patrick Suskind
Penerbit : Gramedia Pustaka
Tebal : 360 halaman
ISBN : 978-602-06-2188-3
Peresensi : Elok Mayangsari

Novel ini mengambil setting di Perancis pada abad ke 18, dimana pada saat itu di sebuah wilayah antara rue aux Fers dan rue de la Ferronnerie, yakni tepatnya di Cimetiere des Innocents merupakan tempat yang sangat bau busuk. Di daerah inilah lahir Jean Baptiste Grenouille, seorang anak yang lahir tanpa tahu siapa ayahnya dan tak diharapkan juga oleh ibunya. Ia tumbuh menjadi anak yang tak mempunyai bau badan namun di sisi lain ia mempunyai indra penciuman yang sangat tajam. Ia mampu membau semua benda-benda, seperti kayu, kaca, bau badan setiap orang, bunga, dan sebagainya. Pada suatu hari ia berjalan menuju Sorbonne salah satu daerah yang dihuni orang-orang kaya, disinilah ia menemukan bau parfum lavender dan mulai berpikir akan suatu racikan bau yang dapat di wujudkan dalam bentuk parfum. 

Grenouille mulai bekerja dengan Baldini, seorang pembuat parfum. Ia belajar dengan giat bagaimana memproses sebuah parfum dan dengan kepintarannya ini semua hasil parfumnya selalu habis terjual. Suatu hari ia menemukan bau yang berbeda, yang membuatnya mabuk kepayang. Ia mengendus dan mengikuti aroma itu hingga sampailah pada seorang gadis muda belia yang rupawan. Bau aroma gadis perawan. Ia ingin memilikinya, ingin mencampurnya dengan racikan yang telah ia buat. Grenouille tak tertarik pada gadis itu, ia hanya menginginkan aroma perawannya saja hingga tanpa sadar ia melakukan kejahatannya yang pertama. Setelah itu 25 perawan mengalami hal yang sama, terbunuh, rambut nya di ambil dan badanyya dibiarkan begitu saja. Ia mengambil aroma perawan dan diramu dengan sedemikian rupa hingga membuat parfum yang sangat spesial,
#bacaklasik2021

RESENSI NOVEL THE AMBER ROOM

Judul Asli: The Amber Room
Judul Terjemahan : The Amber Room
Pengarang : Steve Berry
Penerbit : Q - Press
Tebal : 629 halaman
Cetakan : 1, Januari 2006
ISBN : 979-99542-9-0
Kategori : Fiksi
Genre : Adventure
Rating : ⭐⭐⭐⭐⭐




BLURB

Ditempa dari mutiara tulen dan murni yang sangat indah, Ruang Amber (The Amber Room) adalah salah satu peninggalan harta karun terbesar yang pernah dibuat oleh manusia dan menjadi satu dari sekian misteri yang paling menggugah rasa penasaran dalam sejarah manusia. Pasukan Jerman yang menginvasi Uni Soviet pun merampas Ruang Amber pada 1941. Saat pasukan Sekutu mulai memborbardir mereka, Ruang Amber disembunyikan dan tidak pernah terlihat lagi sejak saat itu. Namun, perburuan itu kini dimulai lagi. 

Rachel Cutler, seorang hakim di Atlanta, mencintai pekerjaannya dan juga anak-anak nya dan tetap bersikap baik kepada Paul, mantan suaminya. Akan tetapi, segalanya berubah ketika Karol Borya, ayah Rachel, meninggal dunia secara misterius dan meninggalkan berbagai petunjuk ihwal sebuah rahasia - sesuatu yang disebut-sebut sebagai Ruang Amber. Merasa penasaran dan ingin mengetahui kebenarannya, Rachel bertolak menuju Jerman, sementara Paul menyusul di belakang. Terjebak dalam permainan yang sangat berbahaya dengan para pembunuh profesional, Rachel dan Paul pun berhadapan dengan keserakahan, kekuasaan dan arus sejarah itu sendiri.
⏩⏪

.Novel ini menyajikan alur maju dan mundur yang berkesinambungan satu sama lain. Diawali dengan prolog dengan latar belakang di kamp konsentrasi Mauthausen, Austria pada tanggal 10 April 1945 saat Hermann Goring melakukan penyiksaan dan pembantaian dengan kejam pada  tawanan tentara Jerman mengenai tempat ruang amber berada namun ia tidak mendapatkan hasilnya. 

Berpuluh tahun kemudian Karol Borya, ayah dari seorang hakim di Atlanta ditemukan meninggal dunia secara misterius, menurut hasil penyelidikkan polisi bahwa laki-laki tua itu tersandung di salah satu tangga dan kemudian jatuh terguling hingga meninggal; lehernya patah saat jatuh. Namun pada saat Paul, mantan suami Rachel memasuki rumah Karol untuk mengurusi semua peninggalan-peninggalan mantan mertuanya, tentu saja dengan ijin Rachel, ia tidak menemukan bekas apapun di di tangga kayu ek tersebut. Paul mengambil surat wasiat mertuanya dan beberapa surat lain yang ia temukan di bank, kemudian ia memberikan semuanya pada Rachel dan mereka membaca bersama semua surat-surat tersebut yang salah satunya adalah untuk Rachel, anaknya. Ada 2 map yang berisi artikel tentang ruang amber, sebuah peta Jerman, surat kabar USA Today, surat wasiat dan surat-surat yang ditulis untuk seseorang bernqama Danya Chapaev. Mereka berdua merasa aneh karena semua artikel berisi tentang ruang amber dan merasaada yang janggal dengan kematian Karol sehingga Rachel berniat untuk menyelidikinya bersama Paul karena orang tua Paul juga mengalami kematian yang dirasa janggal walaupun sebenarnya kematia mereka karena kecelakaan pesawat namun berdasarkan surat yang ditulis Karol, ia menceritakan betapa ia merasabersalah pada orang tua Paul karena menyuruh mereka untuk menyelidiki sesuatu yang menyebabkan mereka akhirnya celaka, dan Rachel yakin sesuatu itu adalah ruang amber.

Penyelidikkanpun dimulai. Rachel terbang ke Jerman untuk mencari Danya. Sementara itu seseorang bernama Knoll bermaksud menemui Rachel, ingin memastikan bawa Rachel sedikit banyak tahu tentang ruang amber seperti ayahnya. Dan ketika ia tidak berhasil menemui Rachel maka ia langsung menghubungi temannya untuk mencari keberadaan Rachel dan membuntutinya. Rachel belum menyadari sepenuhnya bahwa ia akan mendapati dirinya menjadi sasaran. Paul yang saat itu sedang membaca kembali surat-surat mertuanya menemukan sebuah titik terang tentang amber itu sendiri dan tanpa basa basi, ia langsung terbang ke Munich untuk menemui Rachel. Ia merasakan kekhawatiran yang teramat sangat dalam pada mantan istrinya itu.

Rachel telah berhasil menemui Danya bersama dengan Knoll yang telah mengelabui Rachel tentang identitasnya tentu saja agar ia juga bisa menyelidiki tempat dimana amber itu berada dan ternyata ia dan Karol memang pernah melihat ruang amber secara nyata, menurutnya gua amber itu terletak di bagian timur pegunungan Harz, namun sekarang telah ditutup Soviet. Ada begitu banyak gua dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengeksplorasi semuanya dan gua tersebut berbentuk seperti labirin tikus. Nazi memasang kawat dengan bahan peledak di hampir semua lokasi dan menyimpan amunisi di lokasi sisanya. Hal inilah yang menyebabkan Danya dan Karol tidak pernah memasuki gua tersebut. Knoll meminta Danya untuk menggambarkan peta tentang letak gua yang dimaksud, namun setelah merekaber dua pergi dari rumah Danya, ada sesuatu hal yang terjadi. Danya tewas dibunuh.

Peta Danya membawa Rachel dan Knoll pada sebuah terowongan bekas pertambangan dan tiba-tiba terjadi ledakan seperti gempa bumi, Rachel berlari menuju keluar dan mendapati Paul berada di luar terowongan namun ia tidak melihat Knoll. Setelah mencari-cari di sekitar terowongan, polisi yang datang bersama Paul memberi informasi bahwa Knoll tampaknya sudah pergi dengan mobilnya kemungkinan memang ia ingin meninggalkan Rachel terjebak dalam ledakkan di terowongan ini. Rachel pun bergidik, ia merasa sangat takut namun juga tetapingin melanjutkan penyelidikkan ini bersama Paul yang kini telah ada disampingnya.
⏩⏪

Berawal dari meninggalnya Karol Borya yang misterius, yang merupakan ayah dari seorang hakim wanita. Rachel bersama mantan suaminya, Paul kemudian menyelidiki kematian ayahnya. TKP tidak memberikan bukti yang mencurigakan. Namun pada saat mereka membereskan surat-surat, ditemukan berbagai artikel yang semuanya mebahas topik yang sama, yakni tentang  ruang amber dan sebuah peta di Jerman. Paul dan Rachel semakin yakin bahw ada yang tidak beres dengan kematian ayahnya dan begitu pula dengan kematian orangtua Paul bertahun-tahun silam. Mereka sepakat untuk menmulai penyelidikan tentang ruang amber, ia merasa yakin bahwa kematian ayahnya berkaitan dengan ruang amber yang sebenarnya ia sendiri tidak tahu apa itu ruang amber. Penyelidikkan membawanya menemui Danya, seseorang yang juga disebutkan dalam tumpukkan berkas Karol. Anehnya setelah pertemuan dengan Rachel, Danya ditemukan tewas terbunuh dan Rachel tidak menyadari bahwa penyelidikkannya ini membuatnya terancam bahaya, namun beruntugnya ada Paul yang selalu sigap menemaninya. Tidaklah mudah membuka misteri ini karena mereka selalu saja menjadi sasaran pembunuhan, inilah yang semakin membuatnya yakin bahwa ada sesuatu yang besar yang tidak ingin terungkap. Petualangan ini membawa mereka ke teowongn bekas pertambangan,berdasarkan peta yang diberikan Danya, namun pada saat merka memasuki terowongan tersebut tiba-tiba terjadi gempa yang dahsyat namun untungnya merka berdua bisa keluar dengan selamat. Kejadian ini tentu saja dapat membuktikn bahwa mereka berdua telah diikuti sejak awal dan semakin nyata bahwa ada oang yang ingin membunuh mereka karena mencari sebuah ruang amber.
 Novel ini penuh dengan ketegangan, intrik, yang menyulutkan adrenalin. Bahasa yang digunakan sangat mudah dipahami. Beberapa isi dari novel ini adalah nyata, seperti tokoh Hermann goring dan pembantaian tentara Jerman. Pencarian harta karun Jerman memang sudah lama menjadi incaran dan topik di kalayak ramai dan tidak mengherankan jika  novel ini menjadi best seller karena ide harta karun tersebut dituangkan dalam cerita fiksi yang sangat bagus dan menarik. Novel ini sangat direkomdasikan bagi pecinta sejarah karena banyak unsur sejarah yang dimasukkan dalam novel ini.




Senin, 09 September 2024

REVIEW PESTA BUNUH DIRI

 Judul : Pesta Bunuh Diri

Penulis : Daniel Ahmad

Penerbit : Gagasmedia

Cetakan : 1, 2022

Tebal : 310 halaman 

Peresensi : Elok mayangsari


Orang-orang buangan menjadi penghuni hutan kembar. Mereka awalnya dibuang karena berbagai alasan, seperti penjahat, pembunuh, pencuri, PSK dan sebagainya. Akses ditutup dari berbagai arah sehingga tidak akan ada yang bisa keluar dari tempat tersebut. Namun ada jugha dari mereka yang ditembak mati kemudian mayatnya hanya dibiarkan ditumpuk dibawah pohon besar. Pada mulanya mereka hidup berdampingan dengan para tetua yang telah bermukim lebih dulu di pelosok hutan rimba, jauh dari peradaban dan keramaian. Namun ada satu pantangan yang tidak boleh dilanggar, semua warga tidak boleh berkeliaran di telaga merah, menurut kabar yang berhembus orang yang memasuki kawasan terlarang maka tidak ada yang berhasil keluar dengan selamat. 

Selain itu kedatangan sisik hitam selalu membuat warga cemas, takut, ngeri. Sisik hitam mempunyai wajah dan tubuh yang sangat menakutkan, ada yang kepalanya besar, hitam, dan sekujur tibuh terkelupas, ada yang tubuh mengelupas, bernanah dan semuanya mempunyai tanda hitam yang bersisik. Apabila sisik hitam datang maka semua akan serentak masuk ke dalam rumah, menutupi semua lubang hingga tak ada celah sedikitpun. Warga percaya bahwa sisik hitam adalah makhluk halus yang menakutkan dan bisa memakan jiwa orang-orang. Namun tanpa mereka tahu dibalik isu yang dihembuskan tentang sisik hitam, ada seseorang yang memanfaatkan hal ini untuk kepentingan pribadi. Ia tidak segan membunuh orang yang tidak berdosa pada saat sisik hitam memasuki perkampungan itu. Mereka yang mati ditenggelamkan di telaga merah karena tidak ingin semua warga terkena kutukan, namun sayngnya sekali lagi itu hanyalah akal bulus. Setelah mayat ditenggelamkan, Pondra tabib yang sangat dihormati, akan membawa mayat itu ke pondok kecilnya ditengh hutan. Mayat itu akan menjadi bahan percobaanya untuk menemukan obat  penawar penyakit sisik hitam. 

Sekilas dilihat dari judul, awalnya berpikir apakah mungkin ceritanya tentang upacara ritual yang berhubungan dengan hal magis, namun ternyata walau tidak ada hubungan dengan hal itu cukup menegangkan dan seru sekali ceritanya. Bagaimana perjuangan orang buangan mencari jalan keuar menuju peradaban, mereka sendiri harus berperang melawan orang sisik hitam dan orang-orang mereka sendiri. Baku hantam, saling bunuh pun tak bisa dielakkan, hanya beberapa yang berhasil keluar dan tanpa mereka sadari perjuangan belum selesai karena di luar hutan banyak yang tak menginginkan keberadaan orang buangan.


Senin, 24 Juni 2024

REVIEW ILUSI IMPERIA

 Judul : Ilusi Imperia (Novel 1)

Penulis : Akmal Nasery Basral

Penerbit : Gramedia

Cetakan : 2, Mei 2018

Tebal : 380 halaman

Peresensi : Elok mayangsari


Wikan Larasati seorang reporter baru ditugaskan untuk meliput dan mewawancarai penyanyi yang sedang naik daun, yakni Melanie Capricia atau yang lebih populer dengan panggilan MC. Walaupun melakukan dengan setengah hati karena menurutnya meliput artis adalah hal yang biasa sementara Wikan adalah seorang yang cerdas dan seharusnya ditugaskan meliput hal yang lebih dari ini. Namun setelah berbincang dengan MC secara pribadi, ia menemukan sisi seorang diva yang sangat berbeda bila tampil di atas panggung, siapa yang menyangka bahwa MC yang seperti boneka barbie dengan suara yang ala kadarnya adalah seorang wanita yang sangat cerdas. 

Siapa sangka antusias Wikan semakin tinggi setelah tersiar kabar bahwa seorasng pengacara bernama Rangga Tohjaya tewas dan tubuhnya terkoyak oleh peluru yang khusus diciptakan untuk membasmi gangster di Amerika Serikat. Rangga sendiri pernah menjadi pengacara MC dalam kasus plagiarisme yang melibatkan MC, suaminya, Marendra seorang komposer dan gitaris jenius serta perusahaan rekaman dimana MC bernaung. Tentu saja pada saat itu Rangga berhasil meloloskan MC dari jerat hukum dan nama seorang Rangga Tohjoyo menjadi semakin terkenal hingga saat ini, apalagi dia adalah keponakan dari seorang Jendral Purnawirawan yang tersohor dan mempunyai bisnis raksasa sehingga semakin melambunglah karirnya. 

Tewasnya Rangga disinyalir ada kaitannya dengan Marendra karena sebelumnya mereka sempat adu mulut dan Rendra sempat mengancam ingin membunuh Rangga. Masalah semakin rumit dan MC menghilang begitu saja. Wikan dengan segenap kemampuannya menyusul MC ke Jerman setelah mendapat info valid keberadaan sang diva. Ia hanya ingin mengetahui apakah memang Rendra terlibat atau malah sepasang suami istri itu yang terlibat dalam tewasnya Rangga. Namun dibawah patung imperia, patung yang sangat dipuja, dikagumi oleh MC, sebuah fakta terungkap dengan sendirinya. Menyakitkan ternyata apabila orang yang paling kita sayang berkali-kali menusuk dari belakang, bahkan seseorang yang katanya sangat memuja, mencintai, menyayaginya sehingga MC   rela memberikan tubuhnya malah mencampakkan dengan cara yang sangat menyedihkan.

 

Rabu, 03 April 2024

REVIEW BUKU DARK ROAD TO DARJEELING

 Judul : Dark Road To Darjeeling

Judul Terjemahan : Bayangan Kelam Menuju Darjeeling

Penulis : Deanna Raybourn

Penerbit : Gramedia

Terbit :  Jakarta, 2015

Tebal : 496 halaman

Peresensi : Elok

Memberanikan diri untuk menantang diri sendiri membaca hisrom dan sebenarnya pas mulai baca udah ragu-ragu juga takut berhenti di tengah jalan dan bener juga sempet nyerah, tutup buku. Tapi dipikir lagi kok sayang ya ga di selesaikan jadilah lanjut saja. Bab 1-8 karena flat, belum ada ketegangan jadinya berasa ngantuk tapi tetep berusaha maksimal. Bab 9 mulai ada ketegangan yang muncul sedikit dan pada akhirnya menikmati. 

Lady Julia membantu portia untuk menyelidiki kematian dari suami mantan kekasihnya. Portia menganggap Freddie, suami dari Jane dibunuh. Mulailah Julia menuju Darjeeling untuk mengungkap misteri ini. Ia menggunakan cara seperti Poirot dalam cerita Agatha Christie, yakni mengumpulkan berbagai informasi dari semua teman, keluarga, tetangga yang berjarak dekat dengan  Freddie. Mengamati dan melakukan pendekatan ke semua orang untuk dapat mengulik informasi apapun yang kemungkinan sangat dibutuhkan. Sampai pada akhirnya menemukan fakta bahwa Freddie terkena racun, lalu siapakah yang meracuninya. Berbagai gambaran tersangka berkelebat dalam benak Julia, siapupun itu pastilah ada keuntungan yang didapat dari hasil membunuh Freddie.

Kalau cerita ini diberi sentuhan ketegangan yang agak banyak mungkin yang suka genre thriller lebih bisa menikmati karerna menurutku lumayan datar padahal ide ceritanya bagus. Mungkin memang harus berlatih membaca genre hisrom lebih banyak lagi biar dapat menikmati.



Minggu, 21 Januari 2024

REVIEW THE PURLOINED BOOK

Judul : The Purloined Book

Judul Terjemahan : Skenario Curian

Penulis : You Sun Dong

Penerbit : Bhuana Sastra

Tahun Terbit : 2020

Tebal : 305 halaman

Peresensi : elok mayangsari

Ketika seseorang menjalankan profesinya dengan hati yang bahagia, senang, tidak mempunyai target apapun seringkali hasilnya akan jauh dari ekspektasi. Jika keberhasilan itu tidak dianggap sebagai beban untuk mengeluarkan karya selanjutnya yang harus berhasil dari sebelumnya dan tidak menggunakan cara yang kotor maka mungkin kepopuleran akan bertahan lama. Orang menganggap mempertahankan posisi di atas adalah beban yang sangat berat hingga sering menggunakan cara yang licik agar tetap dianggap, dipandang "lebih". 

Seo Dong Yoon merupakan penulis skenario film, setelah debut pertamanya melambung, ia merasa sangat susah untuk membuat skenario yang bagus. Semua hasil karnyanya di tolak, bahkan ada yang selalu di revisi berulang kali tanpa ada kejelasan. Ia mengajak dua orang mahasiswanya untuk bergabung dalam tim agar bersama menghasilkan karya yang dapat mempertahankan kepopulerannya. Saat ia sedang membaca hasil karangan murid-muridnya, ia tertarik dengan salah satu hasil karya Kim Yeong Ho dan berniat untuk merekrutnya dalam tim, namun Kim menolak. Seo Dong lalu mengajaknya bertemu dengan maksud untuk merayunya dan lagi-lagi Kim tetap menolak hingga akhirnya merekapun berpisah. Keesokan harinya Kim ditemukan tewas dengan mengenaskan, dan Seo Dong Yoon pun dijadikan tersangka karena merupakan orang terakhir yang bertemu dengan Kim. Tugas skenario yang ditulis Kim pun diganti lalu di pasarkan dan kemudian sukses dengan gemilang, membuat Seo Dong merasa bangga. Namun terorpun mulai tercium hingga penulis pendamping yang merupakan kawan lamanyapun tewas setelah bertemu dengannya bahkan Seo Dong Yoon pun diculik. Penculik mengikat kakinya dengan rantai besi di sebuah kamar, ia memaksa Seo Dong untuk menciptakan sebuah skenario yang bagus dan tidak boleh ada kesalahan. Bila ada kesalahan maka ia akan dihukum dengan sadis. Dalam masa penculikan Seo Dong menyhadari bahwa ia berperilaku sama dengan penculik, memaksa timnya bekerja keras demi karya fenomenal, dan bila tidak sesuai maka ia akan marah dengan lantang tanpa peduli kelelahan fisik maupun batin timnya. Ia baru memahami bagaimana rasanya ditindas dengan pekerjaan dan tidak dihargai. 

Yang menarik dalam buku ini adalah judul di setiap bab merupakan judul dari skenario-skenario, entah itu skenario film ataupun drama. Walaupun dalam buku ini tidak terlalu menegangkan namun hikmah nya sangat dalam bahwa kita tidak boleh terpedaya dengan segala kepopuleran, kemewahan, sanjungan, semua itu akan segera sirna jika kita tidak berusaha untuk menghasilkan karya lain yang lebih bagus lagi dan tentu saja hasil karya itu harus dari hati bukan mencuri dan memplagiat.