Jumat, 25 Februari 2022

RASIONALITAS

 Judul : Rasionalitas

Penulis : A Sanusi

Jumlah bab : 23 bab

Dibaca via wattpad

Peresensi : elok mayangsari

Rasionalitas ini adalah novel ke dua dari serial Detektif Roy. Kali ini Roy dan Wijaya kembali beraksi dengan kasus seorang laki-laki yang didapati tewas di dalam mobil yang terkunci. Asumsi kemungkinan korban tewas karena menghirup karbondioksida namun setelah Wijaya meneliti dengan lebih cermat lagi dugaan berubah menjadi sebuah kasus yang mengarah pada pembunuhan. Namun masih ada kejanggalan-kejanggalan yang dirasakan oleh Roy, kalaupun ini adalah pembunuhan, semestinya korban ditaruh di dalam mobil oleh pelaku nah lalu bagaimana menjelaskan cara pelaku bisa keluar dari mobil tersebut? Karena mobil pada saat ditemukan terkunci rapat dengan kunci mobil masih berada pada tempatnya. 

Di novel ini tidak ada pembunuhan lainnya, mereka hanya menangani satu kasus yang membingungkan ini. Berdua menghadapi Pak Cakra, ayahnya Yoga, sang korban, yang sangat temperamental dan bersikeras tidak ingin anaknya diautopsi. Hal ini menumbuhkan kecurigaan dan pertanyaan mengapa Pak Cakra tidak mau bekerjasama untuk mencari tau penyebab kematian anaknya sendiri. Hanya Janu, sang adik yang mau bekerjasama dengan baik pada pihak kepolisian. Kasus ini semakin rumit ketika tiba-tiba keluarga Pak Cakra pergi dari rumahnya dalam keadaan tidak terkunci, aneh bukan. Roy dan Wijaya semakin yakin akan adanya sesuatu dibalik kematian Yoga ini. Namun adanya sebuah petunjuk dari seorang tetangganya yang pada akhirnya membuat pihak Kepolisian menahan Janu. Tapi dugaan meleset jauh ternyata bukan Janu pelakunya, yap Plot Twist yang sangat baguussss dan bikin tertegun. Diluar perkiraan banget kan. Mana Pak Cakra juga tewas di gorok dan istrinya belum bisa berbicara banyak karena syok dengan kejadian tersebut. Jadi siapakah sebenarnya dalang dari semua ini ?

Senin, 21 Februari 2022

RITUAL PEMENGGALAN KEPALA

 Judul : Ritual Pemenggalan Kepala

Penulis : A Sanusi

Jumlah Bab : 25 bab

Dibaca via Wattpad

Peresensi : elok mayangsari

Baru pertama kali baca pakai aplikasi wattpad, tadinya mau cari novelnya Simpleman nah pas browsing malah muncul judul yang langsung membuat tertarik, maklum namanya juga penggemar genre thriller/crime. Novel ini ternyata merupakan serial pertama dari serial kasusnya detektif  Roy dan Wijaya, mereka ber dua adalah detektif dari divisi pembunuhan dari kota Bandung.

Detektif Roy dan Wijaya dihadapkan pada kasus yang menggegerkan kota Bandung, yakni munculnya mayat seorang waita belia yang kepalanya di ganti dengan kepala manekin. Kepala manekin dijahit rapi dengan kulit leher korban, tanpa ada bekas darah dan jejak sidik jari. Mereka berasumsi bahwa hanya seorang yang mempunyai keahlian khusus lah yang dapat membuat mahakarya seperti ini. Dijahit dengan detail, rapi, jarak jahitan yang sama dan hanya orang yang berpengalamanlah yang dapat memenggal kepala tanpa ada jejak darah sedikitpun. Di tempat kejadian perkara juga tidak ditemukan tanda-tanda atau jejak yang mencurigakan, nampaknya pelaku sangat bersih melakukannya. Ke dua detektif ini mulai membuat daftar tersangka yang patut dicurigai dan merujuk pada sekelompok dokter bedah karena hanya merekalah yang mempunyai keahlian seperti itu. Penyelidikkan mereka menuju pada seorang dokter bedah bernama Ryan. Pada saat Roy tanpa sengaja membuntuti Ryan, ia malah di serang. Roy sangat yakin bahwa Ryanlah yang melakukan penyerangan atas dirinya dan bersikukuh menangkap  Ryan, namun keanehanpun terjadi. Pada saat bersamaan ada penemuan mayat kembali, bagaimana mungkin Ryan yang berada dalam bui bisa meletakkan mayat tersebut. Apakah kali ini Roy dan Wijaya salah menangkap orang ataukah ada tangan ke tiga yang membantu Ryan melakukan semua ini ? 

Jalan ceritanya sangat asik, tegang tapi bikin ga beranjak, pengennya dikebut terus sampai habis karena penasaran dengan endingnya. 

Selasa, 15 Februari 2022

RESENSI THE PHILADELPHIA PREYER

 Judul : The Philadelphia Preyer

Penulis : Richard Montanari

Penerbit : Dastan

ISBN : 978-602-247-195-0

Cetakan : I, 2014

 Detektif Kevin Byrne dan Jessica dari Unit Pembunuhan dibuat pusing dengan adanya kejadian pembunuhan yang melibatkan empat orang siswi sekolah katolik. Pembunuhan ini sangat rapi, tidak pernah ditemukan jejak sang pelaku di setiap tempat kejadian perkara. Ini membuktikan bahwa sang pelaku kejahatan adalah seorang yang sangat hati-hati, cermat dan selalu memikirkan setiap hal yang direncanakan.

Persamaan dari  ke empat korban adalah semuanya gadis muda dari sekolah katolik. Mereka diculik dari jalanan kemudian menghilang tanpa jejak. Diduga mereka dibius dengan zat benzodiazepine yang bersifat sementara, bernama midazolam dan juga ditemukan sejumlah obat bernama pavulon. Obat ini untuk melumpuhkan otot-otot rangka namun tidak bersifat menghilangkan rasa sakit. Pada saat ditemukan kondisi tangan dalam keadaan di bor dan dimasukkkan baut baja di tengah tangan lalu keadaan yang sangat parah adalah vagina mereka dijahit rapat dengan benang nilon tebal. Pelaku meninggalkan tanda dalam bentuk salib di setiap dahi korban. Korban juga ditemukan dalam keadaan memegang rosario yang tidak lengkap jumlah butirannya, selain itu pelaku juga meninggalkan satu benda pada tiap korban, entah apa maksudnya. Namun ternyata pelaku kembali mengecohkan para detektif dengan mengincar korban laki-laki.

Novel ini sangat bagus jalan ceritanya, setiap korban dilukiskan dengan sangat detail sehingga terkadang akan menimbulkan kengerian pada saat membacanya. Ada rasa tegang, ngeri yang campur aduk tapi sensasi itulah yang membuat novel ini semakin menarik.

Kamis, 03 Februari 2022

LIMA SEKAWAN BERAKSI KEMBALI

Judul : Lima Sekawan : Beraksi Kembali
Penulis : Enid Blyton
Penerbit : Gramedia 
ISBN : 9796055880
Cetakan ke : 9, Mei 1988
 Novel ini terdiri dari banyak seri, setiap satu novel memuat petualangan yang berbeda. Pemeran utamanya adalah 4 anak pemberani yakni Dick, George, Anne, Julian dan seekor anjing yang tidak kenal takut bahkan selalu melindungi mereka, Timmy namanya. Diceritakan bahwa mereka sedang berlibur dan menginap dirumah George, di Pondok Kirin. Liburan kali ini berbeda karena ayah George, yakni paman Quentin akan memanggil guru les untuk mereka. Sudah dapat dibayangkan bagaimana enggannya mereka untuk belajar pada saat liburan namun hal ini tidak menyurutkan kesenangan, yang penting mereka dapat berkumpul bersama. Pak Roland, Guru baru yang dipilih paman Quentin memang ramah dan sangat pandai dalam segala hal bahkan ia sangat tertarik pada percobaan ilmiah yang sedang di kerjakan paman Quentin. Tapi hanya George yang merasa tidak suka pada guru itu, entah mengapa ia merasa ada sesuatu yang tidak beres. Di sela pelajaran, mereka kembali asyik berpetualang, kali ini mereka menemukan sebuah lubang rahasia di dinding Kirin farm yang di dalamnya ditemukan sebuah kain linen, memuat petunjuk tentang lorong rahasia. 
Suatu hari kertas hasil percobaan ilmiah paman Quentin hilang lenyap padahal tak ada satupun orang yang berani masuk ke kamar kerjanya. Semua dibuat bingung dan membantu mencari kertas tersebut ke seluruh sudut rumah,namun hasilnya nihil. Dan pada saat  George ada di kamar kerja Paman Quentin, ia menemukan petunjuk bahwa pada lantai kamar terdapat gambar yang sama dengan kain linen tersebut, maka merekapun mulai menyusuri lorong tersebut dan ternyata menuju pada Kirin Farm,.disitulah mereka melihat Pak Roland bersama temannya.
Aksi mereka dalam menuntaskan sebuah kasus memang tak perlu diragukan lagi. Keberanian, kejelian, kepintaran mereka membuat setiap kasus mudah untuk di pecahkan. Novel ini sangat favorit karena mengajarkan tentang kesetiakawanan, saling menghargai walau berbeda pendapat, berani untuk meminta maaf bila salah, dan menyayangi satu sama lain serta selalu saling membantu dan melindungi. 

ALICE THROUGH THE LOOKING GLASS

 Judul Asli : Alice Through The Looking Glass

Penulis : Lewis Carroll

Judul Terjemahan : Alice Di Negeri Cermin

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Cetakan : 1

Tahun : 2016

Tebal : 176 halaman


 Petualangan Alice kali ini adalah berada di negeri cermin, berbeda dengan petualangan sebelumnya yakni Alice in wonderland yang masuk ke dunia petualangan melalui lubang kelinci maka kali ini  ia memasuki  dunia lain dari sebuah cermin . Di negeri cermin ini ia bertemu dengan raja dan ratu catur yang bisa berbicara dengannya. Bertemu dengan taman yang penuh dengan bunga-bunga yang hidup, berbicara layaknya manusia di dunia nyata. Alice tidak tau apa yang terjadi hingga ia tiba-tiba berubah menjadi bidak catur dan saat itulah petualangannya dimulai.

Buku ini tidak hanya berupa cerita saja namun di dalamnya terdapat lirik lagu, ada tulisan terbalik, syair puisi  dan ada ilustrasi yang menarik sehingga tidak membuat pembaca merasa bosan dan jenuh. Alice merupakan tokoh yang sangat cerdas, dia sering berbicara dengan dirinya sendiri untuk memecahkan masalah yang ada, inilah kelebihan dari Alice. Dalam negeri cermin ini dia bertemu dengan berbagai macam tokoh fantasy dan bersama ratu catur ia mencoba menyelesaikan misi nya.


Kamis, 16 Desember 2021

TOWARDS ZERO

 Judul Asli : Towards Zero

Judul Terjemahan  : Menuju Titik Nol

Penulis : Agatha Christie

Penerbit : PT Gramedia Pustaka

Tahun : 2017

Cetakan : 8

Tebal : 299 halaman


Awal membaca novel ini sempat terlintas kok banyak sekali tokoh dalam cerita ini, bisa ngapalinnya ga ya ? Menurutku tokoh yang banyak kadang akan membingungkan karena bisa jadi lupa akan tokoh A,B dan lainnya. Namun setelah pelan-pelan dicoba untuk membaca dan dipahami, eh ternyata jalan ceritanya semakin seru dan tokoh yang banyak itu tidak mengganggu. 

Cerita ini tentang sebuah percintaan yang rumit antara Neville Strange seorang olahragawan tenis yang terkenal dengan mantan istri pertamanya, Audrey dan istri ke duanya, Kay dan hubungan antara keluarga angkat Neville dengan Kay yang tidak harmonis. Saat Neville meminta Audrey untuk bertemu dengan Kay di rumah Gull's Point, dimana keluarga angkatnya tinggal, Ibu angkatnya yakni Lady Tressilian sudah merasakan ada sesuatu yang tidak wajar namun ia tetap berusaha untuk menerima Kay dan Neville dengan baik. Disinilah terjadi 2 pembunuhan yang ternyata saling berkaitan dan membawa  pada suatu titik terang tentang maksud dari pertemuan ini. Pembunuhan pertama ternyata merupakan pembunuhan yang tidak ada dalam skenario, yang direncanakan dengan cermat, teliti dan detail selama berbulan-bulan adalah pembunuhan yang ke dua namun target sebenarnya adalah bukan pada korban ke dua melainkan orang lain yang juga berada dalam rumah itu. 

Novel ini mampu membuat pembacanya ikut berpikir dan menebak-nebak siapakah dalang dibalik semua ini, karena bukti yang ada sangat janggal dan seorang pembunuh yang cerdas tidak akan pernah meninggalkan jejak kejahatannya dengan sangat jelas. Benar-benar pembunuhan yang rapi, detail dan cerdas namun tidak dipungkiri ada sedikit celah kecerobohan yang dilakukan pembunuh cerdas itu yang menyebabkan terungkapnya kasus ini. Tak ada yang sempurna. 


THE MAN IN THE BROWN SUIT

 Judul Asli : The Man In The Brown Suit

Judul Terjemahan : Pria Bersetelan Coklat

Penulis : Agatha Christie

Penerbit : Gramedia 

ISBN : 9789792285130

Cetakan ke : 9, 2017

Tebal : 376 halaman

Peresensi : elok mayangsari


1 7 . 1 2 2 Kilmorden Castle, secarik kertas ini membuat Anne Beddingfeld, seorang putri ptofesor Beddingfled, memberanikan diri untuk melakukan perjalanan ke Afrika Selatan. Melakukan penyelidikkan mandiri tentang suatu kasus pembunuhan yang menurutnya tidak sesederhana itu. Berawal dari saksi korban akan terbunuhnya seorang laki-laki di setasiun kereta dan menemukan secarik kertas yang tak sengaja dijatuhkan oleh seorang pria yang bersetelan coklat, ia lalu membuat dirinya terlibat untuk membuka tabir misteri ini. Instingnya berkata bahwa ini bukanlah sebuah kecelakaan seperti yang telah dikatakan oleh pihak kepolisian, karena ada kejanggalan dari seorang pria bersetelan coklat yang mengaku sebagai dokter dan memeriksa korban tersebut, namun ia sangat sulit untuk menjelaskannya.

Selang sejenak dari peristiwa di setasiun kereta itu, munculah kembali pembunuhan seorang wanita di sebuah rumah sewa, milik seorang anggota parlemen. Sekilas memang hanya seperti pembunuhan biasa  saja namun ternyata ada keterkaitan yang sangat erat dengan pembunuhan sebelumnya. Lagi-lagi Anne merasakan instingnya bermain dengan sangat nyata, hingga ia mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan membawa dirinya pada pelayaran ke Afrika Selatan. Disinilah, di pelayaran ini muncul berbagai informasi yang dia butuhkan, alih-alih merasa ketakutan, ia justru membiarkan dirinya tenggelam lebih dalam lagi, merasakan sensasi bergelora dalam  misteri ini. Pencurian berlian dalam jumlah besar di Afrika Selatan, adanya seorang "Kolonel" yang selalu dikaitkan dalam sebuah organisasi terselubung, hingga ia bertemu kembali dengan pria bersetelan coklat di kapal ini. Apakah pria itu terlibat dalam pembunuhan, ataukah seorang mata-mata pemerintah? Dan mengapa saat ia dalam keadaan bahaya, pria itu selalu melindungi dan menyelamatkannya? pertanyaan demi pertanyaan selalu memenuhi isi otaknya. Akankah mereka memang ditakdirkan untuk selalu bertemu dan melindungi satu sama lain ?, Anne hanya tahu pasti bahwa semakin tinggi rasa penasarannya terhadap pria bersetelan coklat itu maka semakin ia merasakan ada sesuatu yang menyeruak halus dalam hatinya. Mungkinkah ia jatuh cinta pada pria misterius itu?

Novel Agatha Christie kali ini tidak melibatkan Hercule Poirot seperti dalam novel-novel lainnya. Kali ini muncul sosok Mrs. Clarence Blair atau lebih dikenal dengan Mrs. Blair, seorang wanita terhormat yang sangat dikenal di kalangan orang-orang kelas atas. Bersama dengan Anne, ia mencoba memecahkan kasus demi kasus rantai 2 pembunuhan ini. Novel ini seperti biasa sangat mudah dipahami alurnya sehingga membuat pembaca tak akan bosan.