Tampilkan postingan dengan label resensibuku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resensibuku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 September 2024

RESENSI BUKU NATIONAL GEOGRAPHIC ARKEOLOGI SEJARAH AZTEK KUNO

Judul : Arkeologi Menguak Rahasia Masa Lampau Aztek Kuno; Selidik National Geographic
Penulis : Tim Cooke
Penerbit :KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
ISBN : 9786024247829
Tebal : 64 halaman
Tahun : 2007
Rating : ⭐⭐⭐⭐⭐



SINOPSIS

Berawal dari Mexico City dan bergerak keluar, para arkeolog telah bertahun-tahun berusaha mendapatkan petunjuk tentang sejarah masyarakat Meksiko. Mereka mempelajari Templo Mayor, kuil berbentuk piramida yang mengagumkan di ibukota Aztek, Tenochtitlan. Mereka mengamati Batu Kalender yang menakjubkan, yang menggambarkan dunia Aztek. Mereka melihat bagaimana harta karun kuno membantu para ilmuwan saat ini menyatukan kepingan masa lampau Meksiko. Setiap artefak yang tersibak memberi kita pemahaman baru tentang Aztek Kuno.
Misi National Geographic adalah menjelajahi dunia dan semua yang ada di dalamnya, dan membawa penemuan serta pengetahuan untuk sebanyak mungkin orang. Selidik National Geographic memperkenalkan generasi muda pada teknik penyelidikkan mutakhir, penemuan paling aktual dan cara bagaimana penemuan-penemuan itu ditafsirkan memberi pemahaman baru tentang peradaban kuno.
⏩⏪

Buku ini terdiri dari 7 bab yang terdiri dari :
  • Bab 1 berisi tentang penemuan-penemuan menarik yang ditemukan pada saat penggalian dilakukan. Bangsa Spanyol sendiri membangun alun-alun mereka diatas ibu kota Azrek yakni Tenochtitlan dan seiring dengan proyek pembangunan yang dilakukan, jejak peradaban yang hilang itupun muncul kembali. Dari hasil penemuan tersebut dapat diketahui bagaimana kehidupan bangsa Aztek, sistem pendidikan dan ilmu pengobatan yang ternyata jauh lebih baik daripada bangsa Spanyol.
  • Bab 2 menjelaskan bahwa para arkeolog menemukan sebuah kota terlantar yeng tertutup tumbuh-tumbuhan di dekat Tenochtitlan. Di Kota tersebut terdapat dua piramida batu berundak yang berdiri di kedua ujung  suatu jalan raya lebar yang di sisinya berderet bangunan batu. Penjelasan tentang keruntuhan Aztek yang misterius dijelaskan di bab ini dan juga adanya beraneka situs yang ditemukan.
  • Bab 3 : mencoba menjelaskan bagaimana rupa tenochtitlan dulunya, karena sangat sedikit peninggalan yang tersisa diakibatkan kuil-kuil dan monumen-monumen yang dihancurkan oleh bangsa Spanyol jaman dulu sewaktu berusaha menaklukkan bangsa Aztek maka penjelasan ini didasarkan pada catatan-catatan yang ditinggalkan oleh para conquistador - penakluk Spanyol pada abad ke 16 - yang datang bersama Hernan Cortes.
  • Bab 4 : mengulas kepercayaan yang dianut bangsa Aztek berdasarkan penemuan artefak-artefak yang ada dan kuil yang masih tersisa. Pada kuil tersebut berdiri banyak kuil untuk dewa-dewa dan di salah satu sisi terdapat batu kecil yang dibangun di dalam balkon di puncak piramida dan disinilah para bangsa Aztek membunuh tawanan-tawanan mereka.
  • Bab 5 : menjelaskan kekuatan militer Aztek. Bangsa Spanyol mencatat bahwa masyarakat Aztek dibentuk untuk menghasilkan prajurit. Setiap laki-laki berusia di atas 20 tahun dipanggil untuk mengabdi sebagai tentara Aztek. Pada pertempuran awal, para prajurit bekerjasama dengan petarung muda untuk menangkap tawanan yang kemudian dibunuh dan dimakan tubuhnya sebagai ritual. Status prajurit akan naik ketika dia menangkap lebih banyak tawanan.
  • Bab 6 : menyajikan seperti apa kehidupan sehari-hari di Imperium Aztek. Michael E. Smith seorang profesor yang merupakan salah seorang ahli yang pertama mempelajari situs-situs Aztek diluar kota dan kuil yang besar. Di setiap situs yang digali secara acak, ia dan timnya menemukan sejumlah petunjuk dan yang paling berguna adalah petunjuk repihan tembikar yang pecah. Corak tembikar berubah dari waktu ke waktu sehingga ia bisa menentukan umur kepingan-kepingan itu dengan membandingkannya dengan temuan-temuan di situs Aztek lainnya. Ia berhasil menemukan bahwa permukiman itu didiami dari sekitar tahun 1200 hingga 1550. Di bukit-bukit terdekat Smith menemukan bukti bahwa orang-orang Aztek telah mengetahui cara memperluas lahan pertanian. Di sisi lain ia menemukan bahwa di setiap rumah ditemukan gelendong, timbangan dan mangkuk dimana benda-benda tersebut digunakan dalam proses pemintalan kapas menjadi serat yang bisa di tenun.
  • Bab 7 : menyajikan apayang dapat kita ketahui tentang masalampau Aztek baik dari bangunan-bangunan yang ditinggalkan, ilustrasi kodeks.
Buku ini sangat bagus karena memberikan informasi sejarah berdasarkan bukti ilmiah. Buku ini disusun dan  disajikan dengan menarik karena banyak ilustrasi bergambar yang terdapat didalamnya, bahasanya sangat mudah di cerna dan di pahami. Direkomendasikan bagi pecinta sejarah dan arkeologi.



Selasa, 13 Juli 2021

THERESE RAQUIN

 Judul : Therese Raquin

Penulis : Emile Zola

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tebal : 336 halaman

Tahun Terbit : Agustus 2016

Cetakan Ke : 2

Peresensi : Elok Mayangsari

        Ini adalah novel klasik pertama yang aku baca, mencoba untuk keluar dari zona nyaman karena selama ini lebih tertarik dengan genre thriller. Agak ragu juga untuk memulai, takutnya terlalu banyak romance yang membosankan. Aku memilih buku ini karena setelah baca blurb nya ada kaitannya dengan cerita kriminal yang paling tidak tetap bisa bikin mood membaca lebih baik.

           Latar belakang cerita ini adalah tentang satu kata yakni cinta. Cinta yang dipaksa karena keadaan yang pada akhirnya menyebabkan penderitaan seumur hidup. Pernikahan Theresa dengan Cammile yang bukan berlandaskan cinta namun karena sudah diatur oleh Mme Raquin, ibu dari Cammile yang juga bibi dari Theresa, membuat Theresa merasa tertekan. Ia tidak dapat mengelak dari pernikahan tersebut karena merasa berutang budi pada Mme Raquin yang telah membesarkannya. Ia tak dapat memilih, hanya bisa pasrah dengan keadaan walaupun setiap hari harus menahan perasaannya dengan sekuat tenaga, berusaha untuk tetap tenang, dan seolah-olah ia bahagia dengan pernikahannya. Sungguh membosankan baginya melewati setiap detik bersama laki-laki yang tidak pernah ia cintai.

        Tiba-tiba keadaan berubah, datang seorang pria dalam kehidupannya. Pria yang dapat membuatnya gemetar hanya karena menatap matanya. Ia merasa selalu ingin berada di dekatnya, menikmati setiap canda tawanya dan kelucuan-kelucuan yang dibuatnya. Namun tak mungkin ia berani melangkah lebih jauh karena Pria itu, Laurent, adalah sahabat Cammile. Sekali lagi hanya dapat menahan semuanya. Bak gayung bersambut, Laurent ternyata memendam rasa juga padanya dan inilah awal mula pengkhianatan terjadi. Kisah cinta yang rumit dan tak terkendalikan memaksa mereka melakukan tindakan kriminal, yang membuat mereka harus membayar mahal atas perbuatannya itu. Rasa penyesalan, ketakuitan, kecemasan, dan halusinasi senantiasa menghantui dalam keseharian, tak terkecuali pada malam hari. Semakin lama semakin menyiksa batin dan akhirnya mereka menyerah, pasrah, lalu bersedia mengakhiri penderitaan batin ini  dengan tragis.

        Cinta memang tak pernah bisa disalahkan, mungkin hanya karena ia datang pada waktu dan orang yang tidak tepat. Buku ini membuat merinding karena dibalik senyuman bahagia ada sebuah kejahatan terselubung yang mengerikan. Rencana yang sadis dapat terlintas dengan bengis dibalik tingkah laku yang supel dan lembut, seakan menjadi dua pribadi yang jauh berbeda. Pengkhianatan menimbulkan rasa sesal yang tak dapat di ampuni dan selalu mengahantui mereka berdua. Jadi jangan coba-coba bermain api bila tak ingin terbakar dan kemudian melebur tak berbekas.

"Segala-galanya menimbulkan rasa takut dan penderitaan bagi mereka. Mereka hidup dalam neraka, saling menyakiti, saling memastikan supaya apapun yang mereka lakukan dan katakn terasa getirdan keji, masing-masing berharap untuk menggiring pihak lainnya menuju jurang yang bisa mereka rasakan di bawah kaki mereka, dan terjatuh ke dalamnya bersama-sama." (hal 304-305)             

Buku ini di kemas dengan sangat apik, bahasanya sangat mudah dipahami, terselip kisah romantis yang lembut sehingga nyaman untuk dibaca. Sangat direkomendasikan untuk yang suka thriller dan ingin mencoba bacaan baru. 

Selasa, 28 Juli 2020

RESENSI BUKU SIMBOL-SIMBOL ILLUMINATI DI ARAB SAUDI

Judul :Simbol-Simbol Illuminati Di Arab Saudi
Penulis : Muhammad Abu Ezza
Penerbit : Pyramid
ISBN : 978-602-1258-76-7
Pewajah Sampul : Pyramid Kreatif
Pewajah Isi : Pyramid Kreatif
Penyunting : Tim Pyramid
Cetakan : I
Tahun : 2014
Tebal : 240 halaman
Rating : ⭐⭐⭐⭐⭐


SINOPSIS

Arab Saudi, negara yang mengklaim sebagai Khadimul Haramain (Pelayan Dua Tanah Suci : Mekkah dan Madinah), ternyata berada dalam bayang-bayang Illuminati. Buktinya sangat nyata dan kentara. Banyak bangunan pemerintah di negara itu yang mengandung simbol-simbol Illuminati. Bahkan logo-logo resmi pemerintahan juga terdapat simbol Illuminati, seperti : Tugu Geometri di Jeddah, Al-Faisaliah Tower, Monumen Jeddah Eye, Tugu Atom di Jeddah, Tugu Bolia di Jeddah, Pelabuhan Jizan di Arab Saudi Selatan, Menara jam Mekah dan Menara Mata Satu dalam film Lord Of The Ring sama bentuknya dengan jam Big Ben di Inggris.

⏩⏪

Buku ini berisi tentang salah satu ordo yang sebenarnya sudah ada dari sejak jaman dahulu yakni Illuminati. Illuminati tidak berdiri sendiri namun ditopang oleh Fremansory, Zionis yang mana merupakan ordo bentukan dari kaum Kabbalis. Semua bentukan kaum Kabbalis ini merupakan perkumpulan yang tersembunyi alias tidak terang-terangan muncul di permukaan. Ordo ini beranggotakan para ilmuwan, pejabat dan berbagai macam orang kaya dan mempunyai pengaruh lainnya. Keinginan  utama mereka adalah menaklukkan dunia dan negara-negara berpengaruh dan untuk mewujudkannya mereka membutuhkan dukungan dari orang-orang penting dan berkuasa agar dapat sedikit demi sedikit menyebarkan propaganda-propaganda yang sesuai dengan cita-cita ordo tersebut.
Salah seorang ilmuwan bernama Mohammad Shaker berusaha mengungkap hal-hal rahasia di balik berdirinya kerajaan Arab Saudi melalui bukunya yang berjudul 'Ali Saud min Aina wa Ila Aina?' . Buku ini menemukan fakta mengenai asal muasal Dinasti Saudi, garis genealoginya dan asal usul dari trah Anza Bin Wael, keturunan Yahudi Militan. Isi dari buku ini di eksplore secara mendetail sehingga memberikan gambaran atas pertanyaan mengenai absennya Arab Saudi terhadap konflik Palestina-Israel. Namun karena buku inilah ia dibunuh dan keluarganya diancam. Inilah salah satu bukti betapa tertutupnya misi rahasia mereka.
Di Mekah sendiripun telah banyak bangunan-bangunan bersejarah, seperti rumah Rasulullah, tempat kelahiran, rumah Sayyidahn Khadijah ra, tempat kelahiran Sayyidah Fathimah ra, dihancurkan hanya untuk memperluas pembangunan-pembangunan di sekitar Kakbah. Selain itu bangunan bersejarah lainnya pun telah habis dihancurkan hanya untuk membangun sebuah hotelmewah dengan logo ordo yang tersembunyi. Ini membuktikan betapa kuatnya mereka untuk mewujudkan cita-cita.

Buku ini menyajikan informasi yang sangat menarik dan sekaligus membuat tercengang, namun mungkin kita tidak bisa langsung saja percaya tanpa mencari bukti-bukti dari berbagai sumber terpercaya lainnya karena hal yang diungkap adalah hal yang sangat riskan sehingga membutuhkan buktiyang lebih kuat lagi.