Rabu, 03 April 2024

REVIEW BUKU DARK ROAD TO DARJEELING

 Judul : Dark Road To Darjeeling

Judul Terjemahan : Bayangan Kelam Menuju Darjeeling

Penulis : Deanna Raybourn

Penerbit : Gramedia

Terbit :  Jakarta, 2015

Tebal : 496 halaman

Peresensi : Elok

Memberanikan diri untuk menantang diri sendiri membaca hisrom dan sebenarnya pas mulai baca udah ragu-ragu juga takut berhenti di tengah jalan dan bener juga sempet nyerah, tutup buku. Tapi dipikir lagi kok sayang ya ga di selesaikan jadilah lanjut saja. Bab 1-8 karena flat, belum ada ketegangan jadinya berasa ngantuk tapi tetep berusaha maksimal. Bab 9 mulai ada ketegangan yang muncul sedikit dan pada akhirnya menikmati. 

Lady Julia membantu portia untuk menyelidiki kematian dari suami mantan kekasihnya. Portia menganggap Freddie, suami dari Jane dibunuh. Mulailah Julia menuju Darjeeling untuk mengungkap misteri ini. Ia menggunakan cara seperti Poirot dalam cerita Agatha Christie, yakni mengumpulkan berbagai informasi dari semua teman, keluarga, tetangga yang berjarak dekat dengan  Freddie. Mengamati dan melakukan pendekatan ke semua orang untuk dapat mengulik informasi apapun yang kemungkinan sangat dibutuhkan. Sampai pada akhirnya menemukan fakta bahwa Freddie terkena racun, lalu siapakah yang meracuninya. Berbagai gambaran tersangka berkelebat dalam benak Julia, siapupun itu pastilah ada keuntungan yang didapat dari hasil membunuh Freddie.

Kalau cerita ini diberi sentuhan ketegangan yang agak banyak mungkin yang suka genre thriller lebih bisa menikmati karerna menurutku lumayan datar padahal ide ceritanya bagus. Mungkin memang harus berlatih membaca genre hisrom lebih banyak lagi biar dapat menikmati.



Minggu, 21 Januari 2024

REVIEW THE PURLOINED BOOK

Judul : The Purloined Book

Judul Terjemahan : Skenario Curian

Penulis : You Sun Dong

Penerbit : Bhuana Sastra

Tahun Terbit : 2020

Tebal : 305 halaman

Peresensi : elok mayangsari

Ketika seseorang menjalankan profesinya dengan hati yang bahagia, senang, tidak mempunyai target apapun seringkali hasilnya akan jauh dari ekspektasi. Jika keberhasilan itu tidak dianggap sebagai beban untuk mengeluarkan karya selanjutnya yang harus berhasil dari sebelumnya dan tidak menggunakan cara yang kotor maka mungkin kepopuleran akan bertahan lama. Orang menganggap mempertahankan posisi di atas adalah beban yang sangat berat hingga sering menggunakan cara yang licik agar tetap dianggap, dipandang "lebih". 

Seo Dong Yoon merupakan penulis skenario film, setelah debut pertamanya melambung, ia merasa sangat susah untuk membuat skenario yang bagus. Semua hasil karnyanya di tolak, bahkan ada yang selalu di revisi berulang kali tanpa ada kejelasan. Ia mengajak dua orang mahasiswanya untuk bergabung dalam tim agar bersama menghasilkan karya yang dapat mempertahankan kepopulerannya. Saat ia sedang membaca hasil karangan murid-muridnya, ia tertarik dengan salah satu hasil karya Kim Yeong Ho dan berniat untuk merekrutnya dalam tim, namun Kim menolak. Seo Dong lalu mengajaknya bertemu dengan maksud untuk merayunya dan lagi-lagi Kim tetap menolak hingga akhirnya merekapun berpisah. Keesokan harinya Kim ditemukan tewas dengan mengenaskan, dan Seo Dong Yoon pun dijadikan tersangka karena merupakan orang terakhir yang bertemu dengan Kim. Tugas skenario yang ditulis Kim pun diganti lalu di pasarkan dan kemudian sukses dengan gemilang, membuat Seo Dong merasa bangga. Namun terorpun mulai tercium hingga penulis pendamping yang merupakan kawan lamanyapun tewas setelah bertemu dengannya bahkan Seo Dong Yoon pun diculik. Penculik mengikat kakinya dengan rantai besi di sebuah kamar, ia memaksa Seo Dong untuk menciptakan sebuah skenario yang bagus dan tidak boleh ada kesalahan. Bila ada kesalahan maka ia akan dihukum dengan sadis. Dalam masa penculikan Seo Dong menyhadari bahwa ia berperilaku sama dengan penculik, memaksa timnya bekerja keras demi karya fenomenal, dan bila tidak sesuai maka ia akan marah dengan lantang tanpa peduli kelelahan fisik maupun batin timnya. Ia baru memahami bagaimana rasanya ditindas dengan pekerjaan dan tidak dihargai. 

Yang menarik dalam buku ini adalah judul di setiap bab merupakan judul dari skenario-skenario, entah itu skenario film ataupun drama. Walaupun dalam buku ini tidak terlalu menegangkan namun hikmah nya sangat dalam bahwa kita tidak boleh terpedaya dengan segala kepopuleran, kemewahan, sanjungan, semua itu akan segera sirna jika kita tidak berusaha untuk menghasilkan karya lain yang lebih bagus lagi dan tentu saja hasil karya itu harus dari hati bukan mencuri dan memplagiat. 

Senin, 10 April 2023

RESENSI RANJAT KEMBANG

Judul : Ranjat Kembang
Penulis : Simpleman
Penerbit : Bukune
Cetakan : 1, Maret 2021
Tebal : 305 halaman
Peresensi : Elok mayangsari
Baru tau kalau sebetulnya ranjat kembang ini adalah lanjutan dari sewu dino dan janur ireng tapi karena sudah terlanjur membaca jadinya tetaplah dihabiskan saja. Buku ini menceritakan tentang dunia mistis, klenik, yang dialami oleh keluarga Atmojo. Della sebagai keturunan murni yang tidak tahu menahu tentang perjanjian keramat yang dilakukan antara Mbah buyutnya dengan kolojiwo di paksa dengan tragis harus meneruskan perjanjian ini dengan membiarkan bonorogo dan sengarturih bersatu melebur ke dalam dirinya. Bonorogo dan sengarturih adalah 2 iblis dari alas kolojiwo yang telah lama menjadi pengikut keluarga atmojo sebagai trah pitu.
Sudah dari sejak lama keluarga Atmojo melakukan santet dengan dibantu oleh kekuatan alas kolojiwo. Eyang Karso Atmojo sendiri dikenal dengan gelar trah angkara yang memiliki arti wanita dengan malapetaka dana amarah. Bonorogo berwujud makhluk tinggi dengan badan bongsor berbulu hitam dengan tanduk kerbau menjulang sementara sengarturih menyerupai wanita dengan mulut besar tanpa kaki sehingga ia merangkakndan melebur pada tuannya, mencabik cabik sukma sang majikan. Tubuh majikannya akan menjadi tua renta, kulit wajah pucat, rambut memutih, mata keriput dan dari lubang hidungnya terus menerus mengalirkan darah, yah mereka menghisap umur majikannya. Della tentu saja berusaha  untuk menolak semua ilmu hitam dan ritual-ritual yang diwariskan kepadanya namun mbah Tamin salah satu kepercayaan eyang Karsa yang paling setia memaksa Della mengemban tugas ini.dan usahanya sedikit berhasil karena sengarturih sudah mendominasi tubuhnya hingga ia tidak dapat mengendalikan diri menuntaskan hasrat laparnya dengan memakan daging mentah berwarna hitam yang tak lain adalah jantung milik eyang. Ditengah perasaan yang campur aduk della teringat kata-kata eyang Karso untuk tidak menyerah kepada keluarga ini, menjaganya meski bayang-bayang kehancuran selalu datang menghantui karena bila seluruh keluarga habis maka bencana hitam rogot nyowo akan membawa malapetaka besar. Lalu apa yang harus della lakukan membiarkan dirinya menjadi iblis atau memutus mata rantai ini yang akan membawa malapetaka. Bagaimana della bisa menguak tabir misteri keluarga atmojo tentang trah pitu dan perjanjian keramat ini, semua terungkap dalam ranjat kembang. 

Rabu, 05 April 2023

RESENSI BUKU KUYANG

Judul : Kuyang
Penulis : Achmad Benbela
Penerbit : Gagasmedia
Cetakan : 1, 2022
Tebal : 301 halaman
Peresensi : Elok mayangsari
Bimo dan Sri, suami istri merantau ke kalimantan untuk merubah nasib. Bimo lolos seleksi CPNS dan di tempatkan di Desa Muara Tapeh yang sangat terpencil di pedalaman Kalimantan. Di desa terpencil ini ternyata menyimpan begitu banyak misteri dan hal mistis yang membuat pasangan suami istri ini senantiasa dilanda perasaan mencekam. Bahkan sebelum sampai tujuan pun mereka sudah dihadapkan pada hal mistis, yakni dikejar-kejar oleh raung atau peti mati karena tanpa sengaja membawa telor asin, dan juga bola api berbentuk kepala dengan organ dalam yang menetes darah, yang disebut kuyang, untungnya mereka selamat sampai tujuan.
Awal menjajakan kaki, yang ada hanya kesunyian. Tak ada satu orang pun yang berkeliaran, banyak rumah kosong tak berpenghuni,bahkan sama sekali tak nampak anak-anak bermain. Permulaan sebagai guru pun tak luput dari kejadian mencekam karena salah seorang siswi nya kerasukan. Belum lagi kedatangan Tembi Nyai yang dipercaya sebagai setengah manusia dan setengah iblis selalu membuat suasana mencekam, ditambah lagi teror dari bola api yang berwujud kepala manusia, semua kejadian ini ditujukan pada Sri karena menurut berita yang berhembus ada kekuatan jahat yang selalu mengincar anak-anak dan ibu hamil.
Tinggal di tempat yang jauh dari keluarga, asing, mencekam membuat Bimo dan Sri hampir menyerah namun mereka juga tidak dapat begitu mudah keluar dari desa ini karena banyaknya kendala. Sementara serangan demi serangan gaib tidak pernah berhenti begitu saja. Kisah ini sangat menarik, tegang dan bikin merinding apalagi pada saat mencari Sri yang hilang diculik kuyang, mereka menemui berbagai gangguan gaib yang menakutkan. Sekali membaca pasti sayang kalau mau berhenti karena se asik itu ceritanya.

Selasa, 14 Maret 2023

RESENSI CODA IMPERIA

 Judul : Coda Imperia (Buku ke 3 dari trilogi imperia)

Penulis : Akmal Nasery Basral

Penerbit : Gramedia

Terbit : Jakarta 2018

Tebal : 480 halaman

Peresensi : Elok Mayangsari

Wikan didampingi Kaban masih berada di Jerman, tepatnya di danau Bodensee, menunggu para penyelam membawa kabar baik. Mereka masih mencari Tears of the virgin marry, sebuah perhiasan pre historis yang bernilai fantastis. Perhiasan ini dibuang oleh MC di danau Bodensee karena tersulut kemarahan dan kekecewaan pada Adel. Selain itu perhiasan ini harus cepat ditemukan sebelum diambil kembali oleh Stefan yang tak lain adalah ketua muda mafia Albania sekaligus sindikat penjualan ilegal barang berharga dan bersejarah yang sampai saat ini masih menjadi buronan. Pencarian membuahkan hasil dan Wikan bisa bernafas lega karena dapat bertolak kembali ke Indonesia secepatnya. Namun Kapten Kelly berpendapat bahwa kemungkinan terbesar adalah perhiasan ini hanyalah replika dan masih harus menunggu hasil uji terlebih dulu. Wikan ragu apakah harus menunggu hasil lab atau memilih pulang ke Indonesia karena ia sudah merasa sangat lelah selama berada di Jerman apalagi sempat adanya teror yang membuatnya semakin tidak nyaman. Namun tak disangka Barjak menyuruhnya untuk segera meninggalkan Konstaz dan menemuinya di Zurich untuk selanjutnya pulang ke indonesia. 

Dalam perjalanan keIndonesia, saat transit di Singapur, ia bertemu dengan stefan, sosok yang teramat dibencinya mengingat wikan nyaris dibunuh oleh komplotannya. Stefan mengundang Wikan untuk ke Albania, agar bisa melihat sendiri apa yang sesungguhnya terjadi namun tentu saja ia menolaknya.Sampainya di bandara jakarta, ia sangat lega dan bahagia. Akhirnya perjalanan melelahkan yang menguras tenaga, air mata, emosi telah berakhir dan sekarang tinggal menyusun laporan saja. Namun ternyata tidak sesuai harapan, ia kembali diculik. Wikan menyadari perjalanan ini masih panjang dan entah kapan akan berujung, dan pada akhirnya ia menyerah, mengikuti alur permainan karena insting nya mengatakan bahwa dibalik kematian MC, tertangkapnya Meiske, Jendral Pur, Morhan, pencarian perhiasan pre histori pastilah ada rahasia besar yang ditutupi dan ia akan mengungkapnya. 

Buku ke 3 ini seruuuuuu banget, dari penculikan Wikan di jakarta, ikut melihat ritual persaudaraan ksatria pemelihara kesucian bumi yang ternyata dipimpin oleh Rendra, suami MC. Perjalanan berlanjut dengan menyelam melihat reruntuhan kapal dan kemudian berada di kapal pesiar. Dan disinilah terjadi pembunuhan seorang politisi yang tanpa diduga menyeret rendra dan wikan sebagai tersangka. Bukan itu saja lagi-lagi ia harus berurusan dengan jendral Pur yang menyebalkan dan kembali menjadi sandera. Masih banyak kejadian yang harus dialami wikan hingga ia pada akhirnya yang mengungkap misteri satu demi satu dan bahkan menggiring semua orang yang sudah memanfaatkan dirinya demi kepentingan pribadi. Buku ini sangat recomended, sayang banget kalo ga baca.


Senin, 06 Maret 2023

REVIEW BUKU TITI KALONG

Judul : Titi Kalong
Prnulis : ulfa khairina
Tebal : 38 bab
Via : @cabaca 
Peresensi : Elok mayangsari
Penelitian dan pengumpulan data yang dilakukan oleh ke tiga Dosen wanita cantik yakni Ayu, Deril dan Gisel di titi kalong menyeret mereka pada peristiwa mistis. Selama ini titi kalong terkenal dengan hawa seram yakni di jembatan kalong yang acapkali terjadi kecelakaan. Selain itu kemunculan gadis dengan skenario sama yakni meminta tumpangan lalu seolah-olah meninggalkan barangnya brgitu saja hingga pemilik mobil harus kembali mengantarkan barang tersebut ke rumahnya. Menurut cerita dia adalah halimah, anak dari nenek Raudhah yang katanya merupakan korban pemerkosaan, dibunuh dan kemudian dibuang di bawah jembatan kalong hingga menjadi arwah penasaran. Nenek raudhah sendiri adalah seorang mublim atau dukun bayi yang terkenal di desa kalong.
Tiga Dosen cantik selama di desa kalong menginap di rumah nenek raudhah. Teror demi terorpun dirasakan dari selalu didatangi sosok cewek, suara tangisan, suara ketawa, namun mereka tetap bertahan demi penelitian. Hingga suatu hari teror yang dirasakan semakin mencekam akhirnya mereka memutuskan pindah ke salah satu rumah bakri yakni seorang dukun yang pintar menghalau makhluk gaib. Siapa sangka kepindahan mereka malah membuat rahasia terbesar terbongkar. Sosok perempuan yang kerap datang selalu meminta pertolongan hingga suatu saat mereka memergoki bakri seperti sedang melakukan ritual di dalam hutan. Bakri yang merasa 3 dosen ini mengetahui rahasianya langsung mengatur siasat untuk menjadikan salah satu nya sebagai tumbal karena ternyata ia sedang mempelajari ilmu hitam. Dan istri bakri di suruh untuk melakukan finah agar semua warga tidak menyukai kedatangan mereka dan bahkan mengusir mereka dari desa kalong. Bakri dengan maksud terselubung sengaja menyebar isu bahwa arwah halimah lah yang selama ini membuat banyak kecelakaan di jembatan kalong. Kenyataan nya sosok gadis yang meminta pertolongan adalah korban kecelakaan yang di simpan di hutan demi mewujudkan ritual ilmu hitamnya.
Ceritanya mudah diikuti, agak serem juga sih karena penggambaran sosok misteriusnya bikin merinding tapi recommended untuk dijadikan bacaan kala senggang.

Minggu, 26 Februari 2023

REVIEW RAHASIA IMPERIA

 Judul : Rahasia Imperia (Buku ke 2 Dari Trilogi Imperia)

Penulis : Akmal Nasery Basral

Penerbit : Gramedia

Cetakan : 2. Mei 2018

Tebal : 431 halaman

Peresensi : Elok mayangsari

Dalam buku 1 telah di ceritakan bahwa terjadi pertengkaran sengit antara MC dan Adel, yang membongkar semua sakit hati terpendam yang dirasakan Adel. Setelah kejadian itu, Wikan yang masih di Jerman dihubungi oleh MC, namun percakapan terhenti ketika terdengar teriakan MC meminta ampun dan bahkan meminta bantuan Wikan dan setelah itu terputus begitu saja. Wikan yang sebenarnya harus berangkat ke Frankfurt untuk tugas liputan yang baru, tidak dapat mengindahkan begitu saja. Ia menghubungi MC, Adel bahkan pergi ke hotel tempat MC menginap dan ternyata MC telah check out, lalu dimana MC sekarang?. Ketika diliputi kebingungan, Wikan janjian dengan Meiska, salah satu senior dan yang dikagumi oleh Wikan untuk bertemu di rumahnya, namun sebelum pertemuan itu terjadi terdengar kabar bahwa Adel, manajer MC, ditemukan tewas karena overdosis dan yang lebih mengejutkan lagi saat sampai di rumah Meiske, berita duka kembali hadir, MC pun ditemukan tewas. Wikan seketika hanya bisa terdiam dengan lemas. 

Wikan diantar oleh Mesike, Stefan yang tak lain adalah anak dari Meiske dan Rakesh kekasih Stefan menemui Kapten Max. Wikan yang sangat cemas karena tiba-tiba MC meminta tolong lalu komunikasi terputus memang sengaja meninggalkan kartu namanya di hotel tempat menginap MC dan hal ini lah yang menyebabkan ia diperiksa oleh Polisi setempat. Adel tewas di Zurich dan MC ditemukan tewas di Mannheim, jarak yang tidak bisa dibilang dekat. Wikan dengan bantuan Meiske dapat bertemu dengan dr Schmidt yang mengotopsi MC, ditemukan bahwa sebelum tewas ia melakukan kenikmatan dunia dan terdapat juga sejumlah cambukan di sekujur tubuhnya. Sebuah angka 242 tertulis di  lengan kanan bawah dengan menggunakan lipstikseri Rouge Dior Trafalgar. Seperti halnya dengan MC, Adelpun diduga mereguk nikmat dunia sebelum meregang nyawa akibat OD. Perlu waktu untuk menguji apakah cairan sperma yang ada di Adel dan MC sama atau berbeda. Wikan dengan persetujuan Krisnawan, seniornya, ditugaskan untuk tetap meliput tragedi Adel dan MC. 

Penelusuran Wikan tidak mulus, ia beberapa kali dijadikan target pembunuhan namun semangatnya tidak menyurutkan langkah. Ia merasa harus membongkar siapa dalangnya karena dia adalah orang terakhir yang melihat dan mendengar semua pertengkaran mereka berdua di bawah patung imperia. Saat ini ada dugaan nama dalang pembunuhan, mungkinkah Jendral Pur yang lebih akrab disapa Bapak, mengingat ternyata MC mempunyai hubungan gelap dengannya selama bertahun-tahun, namun kalau memang Bapak dalangnya, motifnya apa. Tapi ternyata  otak dibalik semua  itu adalah orang yang sangat tidak disangka sama sekali. 

Buku ini sangat rekomended, ceritanya tidak bikin bosen, apalagi ditambah ketegangan  pas Wikan kejar-kejaran naik motor sama Bajrak sampai-sampai ia gemetar hebat dan pas Wikan di sandera, nyaris di bunuh tapi beruntung ia bisa mengendalikan situasi dengan mengulur waktu, sangat cerdas. Dan satu lagi plot twistnya bikin speechless, tapi petualangan Wikan belum berakhir, tunggu ya review buku ke 3 dari trilogi imperial.